bla..bla..bla
"
Sholat itu emang berat, soalnya hadiahnya surga. Coba kalo gampang, hadiahnya kipas angin.
— Pak Rasikhu, Guru Agama Islam SMA :’)

(Source: airinaldiani, via nareswarii)

"
Lalu muncullah rasa di dalam benakku, Ku tak pantas memandangi wajahmu..
— Letto
"
Oh you know, you know, you know
I’d never ask you to change
If perfects what you’re searching for
Then just stay the same
So don’t even bother asking if you look okay
‘Cause you know I’ll say
— Bruno Mars
[Flash 9 is required to listen to audio.]

:: The Script - For the first time

mide and makde…
"
mau impianmu terkabul? Maka ceritakanlah pada ibumu, bikin tuhanmu terpaksa mengabulkannyav
— Ridho Allah bergantung ridho orang tua (via behindofme)

(Source: imajinasirinoferdian, via nareswarii)

"
Ketika Rindu dipertanyakan, bukan jawaban yang di butuhkan.. tapi balasan!!
— KataSiangUntukMalam..
[Flash 9 is required to listen to audio.]

Jika engkau bersedih pastilah ini ada maksudnya
Andai engkau bisa tertawa seharusnya bahagia… -Padi-

Pengen Beli Komik ini !!!!! :(
"
Ada Saat - saat dimana kita boleh “mengasumsikan” bahwa diri kita GANTENG
— DariDalemAti
[Flash 9 is required to listen to audio.]

Girl, you’re my angel, you’re my darling angel
Closer than my peeps you are to me, baby
Shorty, you’re my angel, you’re my darling angel
Girl, you’re my friend when I’m in need, lady

Curak?? You Know Curak?.. hahha.. apa yah bahasa indonesianya.. pokoknya curak is curak lah :D
Hidup = Asumsi ??

Hemm.. Asumsi, menurut kamus bahasa Indonesia artinya “Landasan Pemikiran yang dianggap benar”, menurut gw juga gitu. setiap orang boleh berasumsi apa saja, setiap waktu, setiap hal, setiap masalah kita boleh berasumsi.. bahkan kadang asumsi ini dianggap fakta. padahal jelas dari sisi arti kedua hal tersebut berbeda.. gini contohnya, harga sembako kian hari kian mahal (fakta), penghuni rumah sakit jiwa meningkat (fakta), harga sembako semakin mahal, orang menjadi setres (Asumsi).. gini penjelasanya, meskipun dari contoh kejadian tadi terlihat saling berhubungan, tapi belum tentu suatu hal menyebabkan hal yang lain. nih Contoh lagi yang paling ekstrim adalah ayam berkokok (fakta), matahari terbit (fakta), dan hampir setiap hari matahari terbit setelah ayam berkokok (fakta). Matahari terbit karena ayam berkokok (asumsi)..

okey.. ribet kalo terus - terusan mikirin perbedaan antara asumsi sama fakta. kayaknya kita udah susah bedainya, dalam obrolan sehari - hari, acara - acara TV, berita, koran, dan smuanya penuh asumsi, mending kalo asumsi ini membuat yang membaca / mendengar berfikiran positif, kalo kebalikanya?? hemm..  gw kasih contoh lagi deh. misalnya gini ada berita di koran dengan headline: Polisi tak sanggup atur lalu lintas di jalur mudik (asumsi), isi beritanya jalur mudik di banyak tempat macet (fakta). dan parahnya pembaca menganggap asumsi tersebut adalah fakta. secara tak sadar dalam pikiran pembaca tertanam bahwa polisi tidak becus, padahal itu diambil dari asumsi..kebayang kan repotnya.. hehe

gw bingung kenapa tiba - tiba gw pengen nulis soal asumsi ini, mungkin karna selama ini yang gw pake cuma asumsi - asumsi yang ga jelas dari pikiran gw.. tapi bukan hal buruk juga klo kita sering berasumsi. kita bisa mengira2, merencanakan dan membayangkan sesuatu akibat dari suatu sebab yang kita lakukan. asalkan, kita jangan terlalu menjadikan asumsi ini patokan, bahkan menganggapnya fakta..

hemm.. gw cuma nulis apa yang gw  tau soal asumsi, dan sebenernya gw sekarang lagi berasumsi kalo gw adalah seorang penulis.. {LOH!!! hihi}